LOOK @ ME

biar ga boring


04 AKUNTANSI PERSEDIAAN (13)

Tugas Riset Akuntansi (Membuat Resume) Bagian II

MENCETAK PERUSAHAAN UNGGUL UNTUK DIKUASAI PASAR GLOBAL

KUSNAN M. DJAWAHIR

REPORTASE : AHMAD YASIR SAPUTRA, MOH. HUSNI MUBARAK, RIAS ANDRIATI & SIGIT A. NUGROHO
RISET : SITI SUMARIYATI


Salah satu cara cerdas untuk menggenjot ekspor adalah memiliki banyak perusahaan yang unggul di pasar internasional. Beberapa negara berkembang telah berhasil menempuh jalan ini, namun bagaimana dengan peluang Indonesia ?
Brasil punya Embraer (perusahaan pesawat terbang/jet) yang bisa diandalkan dalam percaturan bisnis global. Cina memiliki Lenovo yang setelah mengakuisisi unit PC IMB namanya terus berkibar di jagat bisnis dunia. Di Meksiko muncul Camex, produsen semen kelas dunia. Dari India ada Bajaj (perusahaan otomotif). Yang terbaru yaitu Malaysia punya Air Asia yang merupakan maskapai penerbangan dengan tarif rendah dan dapat diandalkan dalam bersaing dengan perusahaan lainnya.
Negara yang ingin sukses menjadi eksportir tentu saja harus memiliki banyak perusahaan yang unggul di pasar global. Amerika Serikat sangat berkuasa di pasar global melalui bisnis musik dan hiburan. Masih banyak lagi negara-negara yang memiliki banyak perusahaan eksportir.
Untuk negara berkembang seperti Indonesia tidak perlu berkecil hati untuk bersaing dengan negara-negara maju. Dengan mengambil pelajaran dari 100 perusahaan dari negara berkembang yang akan mampu menjadi rujukan untuk menghadapi persaingan global di masa mendatang. Kepemimpinan pasar global saat ini tidak hanya monopoli perusahaan-perusahaan dari negara maju, akan tetapi perusahaan dari negar berkembang pun banyak yang mengambil alih kepemimpinan pasar global.
Dari 100 perusahaan itu, 14 berasal dari negara berkemabang, salah satunya adalah Indonesia, yaitu PT. Indofood Sukses Makmur, TBk.. Tentu saja Indonesia haruslah berusaha lebih giat lagi untuk menghasilkan banyak perusahaan yang bisa unggul di pasar Internasional.
Indonesia mempunyai kekuatan untuk bersaing yaitu dalam bidang Sumber Daya Alamnya mulai dari sektor perkebunan hingga pertambangan. Artinya, perusahaan yang bergerak di sektor tersebut berpeluang meraih kepemimpinan di pasar dunia.


Nama : Efa Melia Putri Lingga
NPM : 20207378
Kelas : 3 EB 05
Tugas : Membuat Resume dari sebuah tulisan
Sumber : Majalah SWA sembada No. 23/ XXV/29 Oktober-11 November 2009

RESUME DARI TULISAN AKUNTANSI BAG. I

GCG & HUMAN CAPITAL MANAGEMENT

Oleh : Muh. Arief Effendi, SE, MSi,Ak,QIA (Auditor PT. Krakatau Steel)


Sumber Daya Manusia (Human Resource) bagi perusahaan merupakan human capital yang tak ternilai harganya. Dalam era globalisasi, maju mndurnya perusahaan sangat tergantung kualitas SDM yang dimiliki. Bahkan daya saing perusahaan (corporate competitivness) saat ini sangat ditentukan adanya SDM yang kompeten dan handal. Banyak perusahaan yang bangkrut dan akhirnya terpaksa dilikuidasi, akibat kurang memperhatikan kapabilitas SDM.
Faktor kunci kesuksesan dalam Human Capital Management (HCM) adalah masalah keteladanan dari pimpinan terhadap bawahan serta satunya kata dan perbuatan alias tidak munafik.
Baik di lingkungan pemerintah maupun perusahaan yang sedang mengalami krisis keteladanan maka sangat diperlukan sosok pemimpin yang dapat dijadikan teladan yang baik. HCM perlu dikelola secara profesional dengan menerapkan prinsip-prinsip GCG agar dapat dipertahankan SDM yang profesional, kompeten dan handal dalam rangka meningkatkan kinerja perusahaan.
Kinerja perusahaan meningkat, karena karyawan lebih inovatif dan kreatif dalam bekerja sehingga dapat memberikan hasil terbaik bagi perusahaan. Dengan memperhatikan beberapa prinsip GCG dalam HCM diharapkan dapat memperoleh hasil yang terbaik itu. berikut adalah prinsip-prinsipnya :
  1. Prinsip Keadilan, Perlakuan yang adil dan obyektif dapat mendorong setiap karyawan untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi sesuai dengan potensi yang dimiliki. setiap karyawan memiliki kesempatan dan peluang yang sama dalam pendidikan dan pelatihan untuk mengembangkan kemampuan, keterampilan dan pengalaman.
  2. Prinsip Keterbukaan, Setiap pengambilan keputusan menyangkut kekaryawanan dilaksanakan secara transparan.
  3. Prinsip Pengungkapan, Segala informasi dan kebijakan yang ditetapkan perusahaan dapat diakses atau diketahui oleh seluruh karyawansecara lengkap dan tepat waktu, sehingga tidak ada informasi yang disembunyikan.
  4. Prinsip Pertanggungjawaban, Segala kebijakan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan kepada para pemegang saham dan stakeholder lainnya, termasuk kepada publik.
Manfaat yang dapat diperoleh perusahaan yang menerapkan prinsip GCG dalam HCM adalah :
  1. Suasana kerja menjadi kondusif dan tenang karena terbina hubungan yng harmonis antara sesama karyawan dan antara karyawan dengan manajemen.
  2. Kinerja perusahaan meningkat, karena karyawan lebih kreatif dan inovatif dalam bekerja sehingga dapat memberikan hasil terbaik bagi perusahaan.
  3. Perusahaan dapat terhindar dari praktek KKN yang sangat merugikan berbagai pihak karena segala kebijakan ditetapkan secara transparan dan akuntabel serta memenuhi prinsip keadilan.
  4. Daya Saing perusahaan akan meningkat karena dapat memperthankan karyawan yang kapabel, kompeten dan profesional.



Nama : Efa Melia Putri Lingga
Kelas : 3 EB 05
NPM : 20207378
Tugas : Membuat Resume dari Tulisan / Jurnal
Sumber : Majalah AI (AKUNTAN INDONESIA) Edisi No.17/Tahun III/ Juni 2009

ABSTRAK JURNAL / PENELITIAN (RISET AKUNTANSI) BAG. II

PENILAIAN KINERJA PERUSAHAAN
BERDASARKAN LAPORAN KEUANGAN
DENGAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA)
(STUDI KASUS PT. AKBAR INDO MAKMUR STIMEC TBK)


ABSTRAK

DIKA NURLIANA
PENILAIAN KINERJA PERUSAHAAN BERDASARKAN LAPORAN KEUANGAN DENGAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) (STUDI KASUS PT. AKBAR INDO MAKMUR STIMEC TBK.)
Kata Kunci : Economic Value Added (EVA), Akuntansi Manajemen.


Kinerja perusahaan pada umumnya diukur berdasarkan rasio-rasio keuangan dalam periode tertentu. Pengukuran ini sangatlah bergantung pada metode atau pin perlakuan akuntansi yang digunakan dalam menyusun laporan keuangan suatu perusahaan. salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan dengan cara mempertimbangkan biaya atau modal yang telah diinvestasikan adalah Economic Value Added (EVA).
Dengan demikian tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah untuk menilai kinerja perusahaan selama periode tertentu dan memberikan solusi untuk meningkatkan EVA pada periode-periode berikutnya. Hasil dari penelitian ini adalah perusahaan telah mampu dan berhasil meningkatkan EVA pada periode 2003-2005 namun pada tahun 2006 terjadi penurunan EVA dan merusak nilai karena tereduksi pada tahun tersebut. Dengan demikian perusahaan perlu meningkatkan EVA pada periode berikutnya dengan cara meningkatkan NOPAT tanpa menambah modal secara berlebih. Jumlah aktiva yang ditingkatkan oleh perusahaan selama periode 2003-2006 ternyata sudah sebanding dengan jumlah laba bersih yang diterima perusahaan.



Nama : Efa Melia Putri Lingga
Kelas : 3 EB 05
NPM : 20207378
Tugas : Riset Akuntansi (Membuat Abstraksi dari Jurnal/penelitian dengan bhs sendiri)

ABSTRAK JURNAL / PENELITIAN (RISET AKUNTANSI) BAG. I

PERANCANGAN SIA BERBASIS KOMPUTER
DALAM PENENTUAN BIAYA POKOK PRODUKSI
KERAMIK HIAS, SUATU STUDI KASUS PADA
PT. TRI MARGAJAYA HUTAMA


ABSTRAK

Sri Supadmini
PERANCANGAN SIA BERBASIS KOMPUTER DALAM PENENTUAN BIAYA POKOK PRODUKSI KERAMIK HIAS, SUATU STUDI KASUS PADA PT. TRI MARGAJAYA HUTAMA
Jurnal akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarama 2010
Kata Kunci : Sistem Informasi Akuntansi, Biaya Produksi.

Informasi akuntansi adalah informasi yang disajikan dalam satuan moneter. pengolahan data agar dapat mebghasilkan informasi yang berguna diperlukan sistem yang akan menggatur arus dan pengolahan data akuntansi dalam perusahaan.
Suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisis, dan mengkomunikasikan informasi finansial serta pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak ekstern perusahaan dan pihak intern perusahaan disebut dengan sistem informasi akuntansi. Sistem Informasi Akuntansi ini diperlukan untuk pengambilan keputusan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem informasi akuntansi biaya produksi dan perancangan sistem informasi akuntansi biaya produksi produk berbasis komputer berdasarkan metode pesanan yang ditentukan di muka. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari sumber pertama. hasil penelitian menunjukkan bahwa selama ini perusahaan melakukan perhitungan biaya produksi secara manual dan perusahaan belum menerapkan sistem informasi akuntansi berbasis komputer. Hal ini menyebabkan hasil perhitungan biaya produksi tidak tepat, cepat dan teliti. dari hal tersebut maka penulis melakukan perancangan sistem informasi akuntansi biaya produksi secara cepat dan teliti.

nama : Efa Melia Putri Lingga
kelas : 3 EB 05
npm : 20207378
tugas : Riset Akuntansi (Membuat Abstraksi dgn bhs sendiri) dari jurnal/ penelitian

PENELITIAN AKUNTANSI (RISET AKUNTANSI)

Nama : EFA MELIA PUTRI LINGGA

Kelas : 3 EB 05

NPM : 20 20 73 78

Tugas : Riset Akuntansi

  1. Hasil penelitian akuntansi yang saya sukai dari bacaan ilmiah, yaitu :

Judul : DAMPAK PENINGKATAN PEMBAYARAN

NON-TUNAI TERHADAP PEREKONOMIAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGENDALIAN MONETER DI INDONESIA

Penulis : Ferry Syarifuddin, Achmad Hidayat, Tarsidin

Waktu Penerbitan : April 2009

Nama Buletin : Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan

Volume : 11

Nomor Majalah : 4

  1. Komponen (Urutan) yang ada dalam bacaan tersebut adalah :

I. PENDAHULUAN

II. TEORI

II.1. Tinjauan Literatur

II.1.1. Permintaan Uang dan Pembayaran Non-Tunai

II.1.2. Pengaruh Pembayaran Non-Tunai Terhadap Output dan Harga

II.1.3. Implikasi Bagi Kebijakan Moneter

II.2. Kerangka Konseptual

II.2.1. Permintaan Uang dan Pembayaran Non-Tunai

II.2.2. Pengaruh Pembayaran Non-Tunai terhadap Output dan Harga

II.2.3. Impllikasi bagi Kebijakan Moneter

III. METODOLOGI PENELITIAN

III.1 Variabel dan Data

III.2. Metodologi

III.3. Prosedur

IV. ANALISIS DAN PEMBAHASAN

IV.1. Gambaran Deskriptif Variabel

IV.2. Pengujian Stasioneritas

IV.3. Pemilihan Panjang Lag yang Optimal

IV.4. Weak Exogeneity Test

IV.5. Cointegration Test

IV.6. Estimasi Structural Cointegrating VAR

IV.7. Generalized Impluse Response

V. PENUTUP

V.1. Kesimpulan

V.2. Rekomendasi

  1. Penelitian yang saya pilih mmerupakan Basic Research karena ingin mengetahui dampak peningkatan pembayaran non-tunai terhadap permintaan uang masyarakat, dampaknya bagi perekonomian dan ingin mengetahui implikasi terhadap pengendalian moneter yang dilakukan oleh bank Indonesia.